Euforia kemeriahan menjelang peringatan Natal dan Tahun Baru 2017 tampaknya tidak dirasakan oleh semua kalangan. Seperti yang dirasakan oleh tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia ini. Bukannya merasakan keindahan penuh kasih sayang, nasib buruk justru menimpa dirinya.
Suyati (19), TKW asal Medan yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga di Malaysia menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh sang majikan.
Dilansir melalui laman WorldofBuzz.co, pekan lalu (21/12/16), Suyati ditemukan tak sadarkan diri di daerah Mutiara Damansara, Selangor, Malaysia.
Polisi yang sedang berpatroli di sekitar daerah tersebut tak sengaja menemukan Suyati dalam kondisi terbaring tak sadarkan diri di dekat sebuah selokan. Saat ditemukan, kondisi tubuhnya sangat memprihatinkan. Suyati babak belur penuh dengan luka di sekujur tubuhnya.
Setelah diamankan pihak berwajib, Suyati mengaku jika dirinya baru saja bekerja selama dua pekan di rumah majikannya. Namun belum sampai satu bulan dirinya sudah mengalami kekerasan fisik maupun verbal setiap harinya. Saking tidak sanggup menahan pukulan yang menghujani tubuhnya, Suyati akhirnya memilih untuk kabur melarikan diri.
Menurut keterangan Suyati, dirinya kerap ditampar dan dipukuli setiap saat. Selain itu ia mengaku dipanggil dengan sebutan binatang. Bahkan Suyati tidak diperkenankan mandi dan hanya mendapatkan jatah makan sehari satu kali.
"Saya ditampar dan dipukul setiap hari, dan dipanggil dengan sebutan binatang. Saya sangat takut sekali," ungkap Suyati.
Ketika kabur dari rumah sang majikan, Suyati berlari secepat mungkin hingga dirinya jatuh pingsan lantaran kelelahan dan akhirnya ditemukan oleh pihak berwajib. Saat ini Suyati telah mendapatkan penanganan medis dan dikabarkan kondisinya telah membaik.
Kini Suyati juga telah diserahkan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara itu sang majikan yang diketahui wanita berusia 43 tahun telah menyerahkan diri ke pihak polisi dan akan menerima hukuman tahanan atas pelanggaran terhadap TKW yang dilakukannya.
Suyati (19), TKW asal Medan yang berprofesi sebagai asisten rumah tangga di Malaysia menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh sang majikan.
Dilansir melalui laman WorldofBuzz.co, pekan lalu (21/12/16), Suyati ditemukan tak sadarkan diri di daerah Mutiara Damansara, Selangor, Malaysia.
Polisi yang sedang berpatroli di sekitar daerah tersebut tak sengaja menemukan Suyati dalam kondisi terbaring tak sadarkan diri di dekat sebuah selokan. Saat ditemukan, kondisi tubuhnya sangat memprihatinkan. Suyati babak belur penuh dengan luka di sekujur tubuhnya.
Setelah diamankan pihak berwajib, Suyati mengaku jika dirinya baru saja bekerja selama dua pekan di rumah majikannya. Namun belum sampai satu bulan dirinya sudah mengalami kekerasan fisik maupun verbal setiap harinya. Saking tidak sanggup menahan pukulan yang menghujani tubuhnya, Suyati akhirnya memilih untuk kabur melarikan diri.
Menurut keterangan Suyati, dirinya kerap ditampar dan dipukuli setiap saat. Selain itu ia mengaku dipanggil dengan sebutan binatang. Bahkan Suyati tidak diperkenankan mandi dan hanya mendapatkan jatah makan sehari satu kali.
"Saya ditampar dan dipukul setiap hari, dan dipanggil dengan sebutan binatang. Saya sangat takut sekali," ungkap Suyati.
Ketika kabur dari rumah sang majikan, Suyati berlari secepat mungkin hingga dirinya jatuh pingsan lantaran kelelahan dan akhirnya ditemukan oleh pihak berwajib. Saat ini Suyati telah mendapatkan penanganan medis dan dikabarkan kondisinya telah membaik.
Kini Suyati juga telah diserahkan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Malaysia untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Sementara itu sang majikan yang diketahui wanita berusia 43 tahun telah menyerahkan diri ke pihak polisi dan akan menerima hukuman tahanan atas pelanggaran terhadap TKW yang dilakukannya.